JANGAN LUPA, AKU PERNAH MEMBUATMU TERSENYUM
Biarkanlah berlalu untuk sementara waktu
Ucapmu kala itu
Sepertinya itu saja
Dan sekian
Kamu hadir seolah hanya tangisan untuk mencari sandaran
Nana tau?
Ketika sandaranmu sudah nyaman untuk ditinggali
Kamu punah
Sakit hati kala duri haju nderu
Menusuk perlahan
Tapi untuk itu kusudahi saja
Dan akan kusadari
Sebagaimana pelampiasanmu terobati
Saat itu
Bersama pukulan tidak dianggapnya aku
Menyakitkan sekali Nana
Seperti pisau belati
Yang digunakan Raja Todo
Untuk membunuh molas Rueng
Tatkalah kau raja
Dan aku asa
Sekilas dan senampak itu saja
Tapi sadarlah
Aku pernah ada
Untuk kamu yang tak pernah kau anggap
Aku ada
Memberi warna ndereng
Pada pipi kecilmu
Memberi senyum pada bibir
Manismu
Alangkah masyur hatiku
Saat itu saja
Sekarang bukan
Kau tak terlihat
Bekaspun tak nampak
Sekalipun...
Biarlah sudahlah
Kataku dalam hati yang sedikit emosi
Sedikit marah
Untuk mencintaimu yang salah
Sudahi kataku
Akiri katamu
Lepaskan kata mereka
Dan kini tinggal duri
Yang mebeku menjadi kunci
Yang tak akan terbuka
Saat kutau
Seperti itu duka yang menggrogoti hati
Dengan segudang kebencianku
Pada malam yang tak kunjung kelam
#TabeGula
#SarnyGimbuk

Komentar
Posting Komentar