PUISI YANG MERAGU
Aku Memilih Bunga Hujan,Karena Itu Obat Tetes Mata
Sudah Sejak Lama Mataku Dirajam Abu Rokok
Musang Berparas Sebatih Yang Bercokol Dibawah Ketiakmu
Aku Meragu Batu Karna Cinta Badaimu Datang Terlalu Pagi
Sebelum Hening Selesai Aku Menjauh Dari Sang Penakluk
Agar Bunga Yang Pasti Ada Tak Runtuh
Untuk Puisi Yang Meragu Cinta Dari Sebilah Hujan
Yang Menggedor Pintu Tengah Malam
Dan Memaksaku Menyalakan Lampu
Yang Kumau Menjadilah Pusaraku
#Tabe
#Ipm
#SarnyGimbuk

Komentar
Posting Komentar