Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2022

Pesona Inang Cantik

Gambar
Ini masih kisah gadis cantik, yang bermuara pada bumi Nuca Lale. Si cantik, dan tak lupa cerewetnya yang menghanyutkan dan menyakitkan. Inang masih kupuja namamu setinggi puncak Ranaka, sebening danau Rana Mese, selembut Towe Songke. Tak kurang juga,cerewetmu saat empo sayangmu terluka. Kurang apalagi ku puji Inang. Pernah sekali, kuceritakan pada dunia, bahwa Inang tidak selamanya seperti yang mereka bayangkan. Seolah- olah saja, inang itu toema di'a. Mawang kaut one nai...heee inang, jika kelak engkau yang ku panggil Mama, cinta dari anak reba dite, bisahkan kata nego berganti jadi kata gombal?, seperti sekarang saja, enu masih latih gombal dan Nara reba diluaran sana. Atau mungkin, sosok?, ahh jaman mempermainkan rasanya Enu. Inang ee yang kusayang, si cantik dan manis untuk setiap kata per kata yang Enu sebut cerewet, gagalkan hati anak rebaMu untuk mencari calon wote lain diluaran sana, apapun itu. Walau ini, masih dalam tahapan letang temba de Enu mencari dan menemukan, wal...

Kangen Ruteng

Gambar
Kangen, itulah cerita sebagian dari penghuni kota dingin itu yang Rindunya jauh dari kota dureng ini. Kangen sekali, apalagi kalau hari Minggunya jumpa Tuhan. Joak jaek, bilang saja cumang dipelataran katedral Ruteng. Sutt, bukan sekedar rindu dan kangennya yang jadi masalah,tapi ini tentang kisah insan didalamnya yang tak kunjung usai. Hisss...mulai lagi curhat. Bagaimana tidak, perasaan kemarin baru Nana bilang "Enu aku momang ite", dan hari ininya bilang "Enu, neka rabo", iya dimaafkan tau saja ta Nana, kami yang modal perasaan dan modal imus rebok ini bisa apa. Bermula dari kisah Dev dan Anya, sampai kisah Rikus dan Moni yang tak kunjung selesai, sekarang kisahnya kita berbeda, lebih miris dan buat ini hati tamba mas seperti sambal Warung Mulia, sakit sekali. Sepertinya,toto Kopi kemarin ada benarnya e, bukan sekedar tebak sio pe, tapi tebak isi hati daku latang hi Nana reba yang tinggal Repang saja. Aduh Tuhan tidak jadi Kangen Ruteng. Ruteng, mungkin kisahk...

Ruteng Dureng

Gambar
Siapapun pasti tau, Ruteng kota kecil dengan sejuta pesona rindu didalamnya, sekedar mengingatkan untuk tidak beranjak. Ruteng, kota dengan penghuni manis menghiasi wajah yang berseri- seri bagi siapapun yang menyapa. Dan jangan lupakan Kopi emm, ciri khas sembari menyapa "mai cenggo cekoen" ramah bukan. Sudah cukup mengagumi, ibarat dingin yang pekat ini, Ruteng tak kalah menghadiahi insannya tuk segera mencari sapo. Sudah menjadi tradisi bila bulan Januari, Ruteng selalu diguyur hujan. Yah Dureng. Hujan yang datang seperti bang toyib, pergi pagi pulang pagi, sialnya Ruteng Dureng dari pagi hingga pagi, huhhhh jaket, selimut, dan sapopun tidak cukup sekedar menghangatkan, tapi jika disuguhkan dengan kopi ditambah dengan ganda joaknya nana, aduhh Dureng tak dihiraukan, dinginpun tak dindahkan. Hee, cerita Ruteng kali ini, bukan hanya Saponya saja, tapi rindu ganda joaknya nana dureng begini peh dehh kopipun minta tambah. Mana enu saja tulis ini ganda ka Nana, sembari wig...