Pesona Inang Cantik

Ini masih kisah gadis cantik, yang bermuara pada bumi Nuca Lale. Si cantik, dan tak lupa cerewetnya yang menghanyutkan dan menyakitkan. Inang masih kupuja namamu setinggi puncak Ranaka, sebening danau Rana Mese, selembut Towe Songke. Tak kurang juga,cerewetmu saat empo sayangmu terluka. Kurang apalagi ku puji Inang. Pernah sekali, kuceritakan pada dunia, bahwa Inang tidak selamanya seperti yang mereka bayangkan. Seolah- olah saja, inang itu toema di'a. Mawang kaut one nai...heee inang, jika kelak engkau yang ku panggil Mama, cinta dari anak reba dite, bisahkan kata nego berganti jadi kata gombal?, seperti sekarang saja, enu masih latih gombal dan Nara reba diluaran sana. Atau mungkin, sosok?, ahh jaman mempermainkan rasanya Enu. Inang ee yang kusayang, si cantik dan manis untuk setiap kata per kata yang Enu sebut cerewet, gagalkan hati anak rebaMu untuk mencari calon wote lain diluaran sana, apapun itu. Walau ini, masih dalam tahapan letang temba de Enu mencari dan menemukan, walau nanti mereka datang sendiri ke rumah, aduh betapa manisnya. #Inang🌻

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikuti Prosedurnya|TUKAR KILA-MASUK MINTA

RAHIT