Ruteng Dureng

Siapapun pasti tau, Ruteng kota kecil dengan sejuta pesona rindu didalamnya, sekedar mengingatkan untuk tidak beranjak. Ruteng, kota dengan penghuni manis menghiasi wajah yang berseri- seri bagi siapapun yang menyapa. Dan jangan lupakan Kopi emm, ciri khas sembari menyapa "mai cenggo cekoen" ramah bukan. Sudah cukup mengagumi, ibarat dingin yang pekat ini, Ruteng tak kalah menghadiahi insannya tuk segera mencari sapo. Sudah menjadi tradisi bila bulan Januari, Ruteng selalu diguyur hujan. Yah Dureng. Hujan yang datang seperti bang toyib, pergi pagi pulang pagi, sialnya Ruteng Dureng dari pagi hingga pagi, huhhhh jaket, selimut, dan sapopun tidak cukup sekedar menghangatkan, tapi jika disuguhkan dengan kopi ditambah dengan ganda joaknya nana, aduhh Dureng tak dihiraukan, dinginpun tak dindahkan. Hee, cerita Ruteng kali ini, bukan hanya Saponya saja, tapi rindu ganda joaknya nana dureng begini peh dehh kopipun minta tambah. Mana enu saja tulis ini ganda ka Nana, sembari wigos- wigos saking dinginya pe...mungkin Kopinya saja yang curang, tidak mengerti dan tidak mau mengalah.
#WulangDureng

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikuti Prosedurnya|TUKAR KILA-MASUK MINTA

RAHIT